Sabtu, 13 Juni 2026

DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN

 Catatan Kotbah Minggu II Stlh Trinitatis



Mingggu, 14 Juni 2026

Ev. Galatia 2:15-21


DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN


Selamat Hari Minggu! Sahabat yang baik hati, ajaran keselamatan hanya oleh iman merupakan inti dari ajaran kekeristenan. Khususnyabgeologi reformasi yang didasai dsri pandangan Marthin Luther.  Ada pertanyaan M.Luther yang membuat dia melakukan reformasi  dengan apakah aku selamat? Dia merenungkan praktek gereja, pemahaman tentang keselamatannseolah daoat dapat dibeli apalagi memperdagangkan surat penghapusan dosa. Atas pendalaman terhadap surat Galatia, Roma dan Mazmur Marthin Luter menemukan jawaban: Manusia diselamatkan oleh karena iman. Keselamatan adalah anugerah Allah di dalam Yesus Kristus yang diterima di dalam iman. Marthin Luther dalam gerakan reformasi didasarkan pada tiga hal ina: sola gratia: hanya oleh karena anugerah, sola fide: hanya oleh karena iman dan sola scriptura: hanya oleh kitab suci. 


Hanya oleh karwna iman, demikian juga kotbah minggu ini diperdengarkan kepada kita saat ini sebagai pengajaran mendasar dalam kman Kristen.  Di dalam kotbah ini ditekankan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah di dalam Yesus Kristus secara gratis. Yesus Kristus adalah jalan keselamatan tidak ada syarat lain yang perlu ditambahkan di dalam keselamatan Pengorbanan Yesus di kayu salib adalah penebusan dan pembenaran manusia dari dosa dan maut. 


Gereja mula-mula menghadapi pergumulan karena ada saja kalangan tertentu dengan menambahkan syarat keselamatan dalam ajaran Kekristenan seperti yang dialami Paulus di jenaat Galatia. Ada tekanan-tekanan dari Kristen Yahudi menambahkan syarat Taurat kepada non Yahudi. Disinilah Paulus menjelaskannya keselamatan hanya oleh iman dan hal itu telah ditetapkan juga keputusan para rasul di Konsili Yerusalem.


1. Perdebatan di Galatia


Paulus menjelaskan ini dalam surat Galatia sangat tegas karena masih ada kelompok tertentu yang menambahkan syarat keselamatan berupa Taurat dan Sunat. Bagi Paulus tidak ada syarat lain dalam keselamatan, keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus. Yesus Kristus telah melaksanakannya sempurna di dalam pengorbananNya di kayu salib.  Keselamatan bukanlah upaya manusia melakukan hukum Taurat, keselamatan itu adalah anugerah Allah yang kita terima di dalam Yesus Kristus. 


Paulus menyadari bahwa kaum Yahudi tidak terpisahkan dari pekerjaan Taurat dan Sunat. Taurat telah menjadi bahagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan mereka. Demikian dengan sunat, bahwa mereka harus disunat sebagai bukti anak-anak Abraham. Paulus menyadari hal utu namun harus dipahami bukan sebagai syarat dalam keselamatan. Itulah sebabnya dalam memberitakan Injil ke non Yahudi tidak menyertai Taurat dan Sunat, bagi Paulus menerima Yesus sebagai Yuruselamat adalah dasar iman. Manusia tidak beroleh keselamatan karena melakukan H.Taurat tetapi kita peroleh secara cuma-cuma dari Allah di dalam Yesua Kristus. 


Perdebatan diantara rasul memgenai hukum Yaurat kepada non Yahudi telah selesai dan ditetapkan di dalam Konisili Yerusalem Pertamayakni sidang para rasul yang tertulis pada Kisah Rasul 15:1-21. Semua telah sepakat dan setuju dengan kesaksian Petrus: tidak membebankan Hukum Taurat dan sunat bagi non Yahudi. Selengkapnya dalam Kisah Para Rasul 15:10-11 (TB)   disebutkan: "Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

Sebaliknya, kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan sama seperti mereka juga."


Konslli Yerusalem ini juga menetapkan dan penerimaan Kristen non Yahudi hasil pemberitaan Paulus dan Barnabas tanpa menyertakan H. Taurat dan sunat. Semua bersukacita karena saling menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus. Di dalam Kristus semua sama baik Yahudi maupun non Yahudi, laki-laki maupun perempuan, tidak ada hamba atau tuan semua sama di dalam Yesus Kristus (Baca Gal 3:28).


Jika keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus, terus apa manfaat hukum Taurat bagi manusia? Disinilah Paulus menjelaskan tengang arti pentingnya hukum Taurat bagi orang yang menerima Yesus sebagai Yuruselamat. 


2. Hukum Taurat dan Injil


Bagi Yahudi Hukum Taurat adalah perintah Allah yang wajib dipatuhi dan diikat dengan perjanjian. Sebagai umat Allah mereka dituntut untuk setia melakukan hukum Taurat. Latar belakang pemberian  hukum Taurat adalah Tuhan hendak membentuk umat Allah yang kudus, mereka tidak sama seperti bangsa asing. Israel adalah umat pilihan Allah yang diikat dengan perjanjian: Allah adalah Allah mereka dan Israel adlaah umat Allah. Saat mereka menerima hukum Taurat ada dua konsekwensi yaitu berkat dan kutuk. Bangsa Israel akan diberkati oleh Tuhan saat mereka setia memelihara hukum Taurat (Ulangan 28:1-14) namun mereka akan terkena kutuk atau hukum Allah saat mereka melanggar Hukum Taurat (Ulangan 28:15-47)


Dalam perjalanannya adalah Yahudi sering melanggar dan tidak setia melakukan perintah Allah. Bahkan tak seorang pun yang benar dihadapan Allah karena melakukan hukum Taurat.Roma 3:9-10, 20 (TB)  Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa, seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.  Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.


Konsekwensi pelanggaran atas hukum Taurat adalah manusia berdosa dan kena berada dibawah kuk hukum Taurut.  Barang siapa yang tidak setia melakukan hukum Taurat dia akan kena kutuk. Galatia 3:10 (TB)  Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat." (Baca Ulangan 27:26).


Dengan apakah manusia dapat bebas dari hukuman Allah atas pelanggaran hukum Taurat? Manusia tidak dapat bebas karena perbuatan baik. Keselamatan itu adalah anugerah Allah di dalam Yesus Kristus. Kristus telah membebaskan manusia dari kutuk hukum Turat dengan menjalani kematian di kayu salib. Itulah peristiwa di salib. Galatia 3:13-14 (TB)  "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"  Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu."


Jadi dengan peristiwa salib, Kristus telah membebaskan manusia dari hukum Taurat. Sekarang pertanyaannya apa fungsi Hukum Taurat bagi orang percaya;


a. Dengan hukum Taurat, manusia mengenal kehendak Tuhan. Tuhan mengehendaki umatNya kudus dan Tuhan menghendaki umatnya menjauhkan diri dari segala segala dosa dan pelanggaran. Dengan hukum Taurat mendidik setiap orang mengenal kehendak Tuhan


b. Hukum Taurat sebagai cermin, karena di dalam hukum Taurat ada kehendak Allah, manusia menyadari dirinya tidak sanggup melakukan kehendak Allah. Jadi hukum Taurat mengenalkan kita pada doaa dan pelanggaran.  Maka setiap mendengarkan hukum Taurat manusia menyadari begitu banyak dosa dan pelanggaran yang dilakukan dihadapan Allah.


c. Hukum Taurat menuntun manusia kepada anugerah. Allah itu baik, bwrkenan memaafkan dan mengampuni doaa dan pelanggaran, hal itu dilakukan sekali untuk selamanya. Disini hukum Taurat menuntun kita kepada anugerah.


Dengan pemahaman demikian hukum Taurat sangat penting dalam hidup orang percaya karena 


3. Hidup di Dalam Kristus


Menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus konsekwensinya adalah hidup di dalam Kristus. Galatia 2: 20

Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.


Ayat 20 ini sesungguhnya menjadi refleksi pribadi yang harus dihidup. Jika ditanya, sebagai orang yang hidup di dalam Kristus sudahkan saudara mempersembahkan hidupmu untuk kemuliaan nama Tuhan, atau jangan-jangan kita masih hidup untuk menyenangkan  diri sendiri semata.


Sahabat yang baik, perubahan besar terjadi dalam hidup seorang Paulus sejak ia berjumpa, percaya dan dipilih Tuhan menjadi rasulNya. Paulus menyadari hidupnya yang dulu tidak sama lagi dengan yang sekarang. Baginya, Yesus Kristus yang rela mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia itu sesungguhnya juga telah mati untuk dia dan untuk dosa-dosanya. 


Hidup di dalam Kristus memberikan hidup ini sepenuhnya dalam kuasa dan otoritas biarkanlah Kristus.  Maka biarkanlah Kristus yang menguasai hati dan pikiranmu agar engkau dimampukan untuk melakukan yang sesuai dengan kehendak Bapa di sorga. 


Jika Kristus hidup di dalam kita maka orientasi hidup kita pun adalah Kristus. Artinya, di sepanjang hidup, kita harus senantiasa meneladani Kristus baik dalam perkataan dan perbuatan. Hidup bukan lagi untuk menyenangkan diri sendiri tetapi untuk menyenangkan Tuhan. Hidup bukan lagi untuk memuliakan diri sendiri tetapi untuk memuliakan Tuhan.


Penting untuk kita simak: "hidupku yang kuhidupi di dalam daging", artinya dalam kehidupan yang seksrarang ini dimana ada.pergumulan, ada keonhinan daging ada kebutuhan kemanusiaan kita, di dalam Kristus kita.memiliki kehiduoan baru.  Jadi hidup di dalam Kristus dapat mempimpin dan menuntun manusia memiliki hidup rohani yang berkenan kepada Tuhan. 


Bagaimana implementasi hidup di dalam Kristus ini dalam kehidupan sehari hari?  Dalam kotbah ini sata menawarkan tiga hal:


a. Hidup dalam Kristus berperan persekutuan tubuh Kristus: 

En Kristw, di dalam Kristus, kita hidup di dalam.persekutuan orang kudus yang percaya kepada Yesus Kristus. Di dalam persekutuan orang percaya kita semua anggota dan Kristuslah kepala. Jadi sebagai anghota tubuh Kristus harus ada kepatuhan dan ketaatan kepada Kristus. Hidup di dalam persekutuan Kristus mengingatkan kita akan pentingnya memelihara persekutuan di dalam jemaat; saling memperhatikan, emphati dan solider karwna kita semua adalah anggota tubuh Kristus.

1 Korintus 12:13, 27 (TB)  Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 


b. Hidup di dalam Kristus - melakukan perintah baru

Yesus menyampaikan perintah kepada murid-muridNya. Jika.mereka benar-benar mengasihi Yesus maka mereka akan melakukan perintah baru. Apa perintah baru Yesus Kristus

Yohanes 13:34 (TB)  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.


c. Hidup di dalam Kristus - dipimpin oleh Roh

Roma 8:14 (TB)  Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 

Hidup di dalam Kristus menyerahkan hidup kita dipimpin oleh Roh Allah. Allah telah menertapkan kita menjadi anakNya dan kita telah menjadi ahli waris dalam kerajaanNya. Status anak Allah harus direnungkan dan status ini sangat beeharga, Anak Allah yang ditetapkan menjadi ahli waris kerajaan Allah harus dipelihara dan dijaga.

Roma 8:2, 4 (TB)  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.  supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.


Tuhan memberkati kita semua kiranya diberi kekuatan dalam melakukan FirmanNya. Amin


Salam: Pdt Nekson M Simanjuntak

Praeses HKBP D.18 Jabartengdiy

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN

  Catatan Kotbah Minggu II Stlh Trinitatis Mingggu, 14 Juni 2026 Ev. Galatia 2:15-21 DIBENARKAN OLEH KARENA IMAN Selamat Hari Minggu! Sahaba...