Minggu, 19 Oktober 2025

AKU MELIHAT TUHAN NAMUN AKU MASIH HIDUP

 Kotbah Minggu XVIII Stlh Trinitatis

Minggu, 19 Oktober 2025

Ev. Kejadian 32:22-32


*"Aku Telah Melihat Allah dan Nyawaku Tertolong"*


Selamat Hari Minggu! Sahabat yang baik hati, ada banyak orang terhambat memasuki masa depan karena tidak mau meninggalkan masa lalu yang kelam. Misalnya seperti kebiasaan buruk, tidak mau berubah dan memperbaiki diri akhirnya tidak maju-maju. Istilah teologisnya adalah tidak mau bertobat, pada akhirnya mati dalam dosanya. Perilaku buruk terus terbawa-bawa dan akhirnya menghambat dia untuk berubah atau bertransformasi.


Contoh hidup Yakup adalah cerita yang menarik, bagaimana masa lalu sudah berlalu dan masa lalu itu harus ditinggalkan dengan hiduo yang baru sebelum memasuki tanah Kanaan. Setelah mapan di rumah Laban mertuanya fia kembali ke kamoung halaman orangtuanya Ishak, namun dia harus bergulat dan bergumul hebat di tepi sungai Yabok. Malaikat tidak membiarkan Yakub masuk, baru setelah namanya berubah. Nama "Yakub" tidak akan disebutkan lagi tetapi telah berubah menjadi "Israel". Yakub berubah dari "menipu" menjadi Israel berarti "berjalan bersama Tuhan" atau dan bisa juga diterjemahkan dengan "hamba Tuhan".


Baiklah kita ambil beberapa pokok penting pesan kotbah minggu ini khususnya pergulatan Yakub di sungai Yabok? Saya mencoba mendeskripsikan tiga hal berikut ini: 


*1. Yakub harus bergerak: dikejar bayang-bayang Laban dan kekuatiran menhadapi luka dan amarah Esau.*


Kisah Yakub ini merupakan novel yang sangat menarik. Kisah hidupnya dapat kita pelajari dan ada segment-segment kehidupan yang memberikan pesann yang sangat berarti. Penulis Kitab Kejadian ini menempatkan Jakub dalam bayang-bayang masa lalu. 


Yakub berangkat ke negeri pamannya Laban dengan menipu ayahnya dan meninggalkan luka bagi Esau dengan "mengambil" hak kesulungan. Di rumah pamannya juga dia pekerja keras akhirnya mendapatkan isteri dan anak-anak. Selain keturunan untuk mendapatkan ternak yang lebih banyak dia punya cara atau "strategi khusus" sehingga ternak yang berbintik-bintik. Dia telah sepakat dengan pamannya, jika ternak domba hitam, berbintik dan berbelang adalah milik Yakub dan domba putih adalah milik Laban (Kej 31:32-37). Dengan "cara tertentu" Yakub melakukan suatu cara, dia mengumpulkan dahan, pohon dan kulit kayu mungkin semacam zat pewarna dalam getah kulit kayu. Saat mau minum domba putih melewatinya maka kelihatan berbelang sehingga lebih banyak yang berbintik dan berbelang dibandingkan milik pamannya yang putih polos (Ay 37-38). 

Intinya Yakub mendapat keuntungan besar dari pamannya lama dapatt isteri, keturunan, ternak dan kekayaan. Setelah itu dia ingin kembali ke Kanaan karena disana kampung halamannya. 


Laban memang telah merelakan kepergian Yakub, karena apa yang didapatkannya legal sekalipun dengan cara khusus dan dengan perjanjian. Namun keterangan ini membuktikan bahwa Laban memiliki pikiran yang tidak biasa terhadap Yakub. Kejadian 31:1-2 (TB) Kedengaranlah kepada Yakub anak-anak Laban berkata demikian: "Yakub telah mengambil segala harta milik ayah kita dan dari harta itulah ia membangun segala kekayaannya."

Lagi kelihatan kepada Yakub dari muka Laban, bahwa Laban tidak lagi seperti yang sudah-sudah kepadanya. 

Maka atas petunjuk Tuhan Yakub pamit dan meninggalkan Laban dengan segala yang menjadi miliknya. Laban pun mengejar Yakub dan bagi Laban pelarian Yakub tidak dapat diterimanya. Hasilnya pun akhir mereka bernegosiasi Yakub mempertahankan miliknya dan apa yang dibawanya adalah sesuai dengan perjanjian. 


Di seberang ada juga tantangan yaitu luka Esau. Karena Yakub meninghalkan luka bagi Esau mencurinhak kesulungan kakaknya itu. Jika kita perhatikan ayat 23, Yakub mengantisipasinya dengan cerman, awalnya dia menyeberangkan Isteri dan anak-anaknya, setelah semua menyeberang dia berangjat belakangan dan pada saat itulah Yakub bergulat hebat dengan malaikat. Yakub tidak bisa menyeberang dan dihambat. Yakub orang yang kuat pergulatan Yakub dan makaikat itu sampai fajar menyingsing. Berarti pertarungan semalam dan pergulatan yang sangat panjang. Dalam memyeberangi sungai Yabok: Yakub mendapat perlawanan dari malaikat sebagaimana nas cerita yang kita bacakan dalam evangelium minggu ini. Malaikat tidak membiarkan Yakub menyeberang dengan mulus, dia dihambat dan bergulat hebat seharian. Sampai akhirnya dua konsekwensi dari Yakub harus diterimanya, yaitu nama Yakub dirubah menjadi Israel dan pangkal pahanya dipukul dan pincang.


Peristiwa di sungau Yabuk ini memiliki catatan sejarah perubahan dalam Yakub dan juga peraturan bagi Israel tidak bisa memakan langkal paha dsri daging yang disembelih. Peristiwa pergulatan di Yabok adalah keoutusan Yakub untuk melanjutkan kehidupannya dan anak-anaknya. 


*2. Transformasi Yakub menjadi Israel*

Hal kedua mengambil makna dan pesan Kisah pergulatan Yakub ini sesungguhnya merupakan kisah perubahan - transformasi, Yakub dan segala masa lalunya harus dirubah menjadi Israel. "Yakub" dalam bahasa Ibrani "penipu", menjadi "Israel": Allah bergulat bersamanya atau ada juga yang menerjemahkan "hamba Allah". 


Jadi kisah Yakub ini adalah sikap mengambil keputusan dan mengambil resiko, berangkat dari Laban dengan segala resika sikap Laban padanya, kemudian berani berhadapan dengan Esau dengan segala resiko yang dihadapinya. Bagaimana pun kalau Yakub tetap di rumah Laban akan terjadi konflik dan ketidak sukaan terhadap kemajuan yang dimiliki Yakub dari anak-anak Laban. Maka keputusan pun harus dijalankan dengan bersngkat membawa segala apa yang menjadi miliknya. 


Yakub sadar akan ada perjumpaan dengan Esau yang dulu sempat terluka. Yakub tidak menghindarinya tetapi memiliki keberanian untuk kembali sekalipun resiko berjumpa Esau tidak terhindarkan, apakah buruk atau baik. Yakub menyeberang.


Ada banyak orang takut kalah sebelum bertanding, tidak memiliki langkah apa pun dan tidak bergerak karena dihantui oleh asumsi-asumsi negatip. Berbeda dengan cerita Yakub di dwlam kotbah minggu ini. Dalam bayang-bayang pengejaran Laban dan murka Esau yang meneninya, Yakub berjalan. Inilah pergumulan di sungai Yabok. Konsekwensinya penyelesaiannya adalah bertransformasi. Yakub bukan lagi Yakub tetapi menjadi Israel. Yakub adalah cara hidup lama, dengan kerja keras dan segala upaya untuk memenangkan diri sendiri dan keuntungan sendiri harus berubah menjadi berjalan bersama Allah, bekerja dan mengoptimalkan segala potensi diri untuk kemuliaan Tuhan.


Yakob adalah presentasi kehadiran manusia yang ingin memenangjan keuntungan diri sendiri, berubah atau bertransformasi menjadi pribadi yang memenangkan dan memuliakan Tuhan. 


Janji dan komitmen Yakub: Aku tidak membiarkan Engkau pergi sebelum Engkau memberkati aku.

Kejadian 32:26 (TB) Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku."


Kalimat ini merupakan kunci yang memahami lebih dalam pergulatan Yakub. Dia memiliki kekuatiran masa lalu, Apakah ancaman Esau yang menghambat dia, atau suruhan Laban yang tidak rela melepaskan Yakub? Representasi kehadiran kekuatiran masa lalu Yakub inilah yang dihadirkan dipergulatan Yakub berjuang sampai fajar. Yakub hafus menyelesaikan masalah masa lalu ini sebelum menyambut hari yang baru. 


*3. Konsep Anugerah: Aku telah melihat Tuhan, namun aku masih hidup.*


Mengapa Yakub spontan mengatakan: Aku telah melihat Tuhan namun aku hidup? ini adalah suatu hal menarik karena ada satu pemahaman dalam tradisi PL gambaran tetang Allah k itu kudus, mulia dan agung, tidak seorang pun yang dapat melihat Allah. Bandingkan cerita Musa di sinai, Musa menutupi wajahnya (Kel 3:6) maka Musa menutup matanya, membuka kasutnya untuk datang menghmpiri tempat Kudus. Kemudian dalam kisah berikutnya Tuhan berfirman kepada Musa: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup. (Kel 32:20). Bandingkan juga pengalaman Yesaya (Yes 6:3-4), menyadari Allah yang Maha Kudus menampakkan diri dan dia orang yang najis bibir. 


Inilah pengalaman Yakub: Aku melihat Tuhan namun aku hidup. Semestinya dia sudah berakhir namun Tuhan memberikan kesempatan. Dia bergulat dengan Tuhan namun dia diberi kesempatan untuk hidup. Inilah anugerah atau waktu untuk berubah. Cerita ini hendak menyampaikan pesan; Allah memberikan kesempatan bagi Yakub untuk hidup, namun konsekwensiny adalah berubah. Allah tidak membiarkan Yakub menyeberang sebelum namanya berubah menjadi Israel. '


Disini kita mengembangkan anugerah, kesempatan untuk hidup ada. Allah memberikannya kepada kita. Allah tidak mebalaskan kejahatan kita setimpal dengan perbuatan kita, namun Allah membiarkan kita hidup. Maksud Allah besar pada orang yang diberikan kesempatan hidup, yaitu menjadi saluran rencana Allah bagi manusia. Itulah hidup Yakub yang berubah menjadi Israel. 


Yakub bisa mengalami semua apa yang terjadi dalam hidupnya adalah anugerah, Yakub bisa menyeberang ke Kanaan karena Tuhan memberikan kesempatan dan membiarkan kita hidup. 


Demikianlah hidup kita, hidup ini adalah anugerah, maringunakan kesempatan untuk menghasilakan sesuatu yang nerguna melanjutkan kehidupan ini. Akan selalunada tantangan yangbterbentsng, akan selalu muncul.kecemasan yang mengkuatirkan. Namun pengalam Yakub ini meyakinkan kita untuk terus berjalan. Di dalam perjalanan ini harus ada yang yang kita pelajari dan harus kuta ubah dalam hidup ini. Amin

Tuhan


memberkati.


Salam:

Pdt Nekson M Simanjuntak



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DARI KEPENUHANNYA KITA BEROLEH KASIH KARUNIA

Kotbah Minggu Setelah Tahun Baru Minggu, 4 Januari 2026 Ev. Yohanes 1:10-17 DARI KEPENUHANNYA KITA MENERIMA KASIH KARUNIA Selamat Tahun Baru...