Kotbah Minggu XV Stlh Trinitatis
Minggu, 28 September 2025
Ev. Kolose 1:15-20
SEGALA SESUATU DICIPTAKAN DI DALAM KRISTUS
Selamat Hari Minggu! Kotbah Minggu ini merupakan ajaran tentang keutamaan Kristus, Kristuslah pusat kehidupan. Kristus menciotakan dan telah menebus kita, dan oleh Dia segala sesuatu telah dijadikan baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Kristus adalah pusat - Kristo Centris. Keutamaan Kristus itu dijelaskan oleh Paulus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kaum gnostim atau pemahaman filsafat Yunani seputar keilahian dan peran Kristus di dalam tatapan kosmos, hidup manusia, ciptaan dan eskatologi. Paulus menjawab bahwa di dalam Kristus telah diciptakan segala sesuatu, baik yang ada di sorga dan yang ada di bumi, , yang kelihatan dan yang tidak kelihata, baik singgasana maupun kerajaan, baik pemerintah maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.
Karena kotbah ini bersifat uraian penjelasan maka untuk memudahkan memahami dan menagkap pesan bagi kita saat ini. Baiklah kita ambil tiga sub tema yang kita pelajari dari kotbah ini.
1. Kristo Centris: segala sesuatu diciptakan oleh Kristus
Kristo centris intinya bermakna segala sesuatu oleh Kristus dan untuk Kristus. Hal ini hendak menjelaskan tidak ada sesuatu apapu yang ada tanpa Kristus, dan semuanya untuk Kristus. Dengan demikians egala eksistensi berpusat pada Kristus. Penjelasan ini sangat penting karena ada pemahaman bahwa setiap elemen=elemnt dunia ini dimiliki oleh penguasa-penguasa dan penghuninya tunduk pada penguasa. Dengan pandangan Kristo centris, Paulus menjelasakan keutamaan dan kemahakuasaan Kristus atau kedaulatan Kristus atas segala sesuatu yang ada.
Dengan penjelasan ini bagi kita jelas, kita ada karrean Kristus dan perjalanan ini pada akhirnya menuju pada Kristus. Cosmos ini adalah buatanNya dan tidak satu pun planet yang tidak dalam kekuasaan Kristus.
Kepenuhan Kristus atas segala.ciptaan ini penting karena rupatupa pengajaran yang menyesatkan. Mungkin telah dipengatyhi oleh filsafat atau qjaran gnostik yang mengajarkan tentang kosmos ini dihuni dan dikuasai penguasa-penguasa atau dalam bahasa Yunani - τα στοιχεια του κοσμου (ta stoieha tou kosmou). Setiap planet dikuasai oleh penguasa-penguasa atau dewa-dewi tertentu atau setiap elemen-elemen dunia ini ada penguasanya. Krostuslah penguasa alam ini. Untuk itulah Paulus menasihatkan
Kolose 2:8 (TB) Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.
Bagi Paulus semua yang ada, planet dan unsur-unsur dunia ini ada oleh Kristus dan untuk Kristus. Pemenuhan Krostus atas semua itu dijelaskan melalaui penciotaan, penebusan dsn pendamaian yang dilakukan Kristus. Dalam penciptaan segala sesuatu diciptakan oleh Kristus. Ajaran tentang pebusan menjelaskan manusia yang jatuh kedalam dosa telah ditebusn oleh Yesus Kristus dengan penghapusan surat hutang. Sedangkan pendamaian menjelaskan Kristus telah melucuti penguasa-penguasa dan pemulihan hubungan dan dalam pemenuhan Kristus.
Kolose 2:13-15 (TB) Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:
Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.
Tindakan Allah yang berpusat pada Kristus ini merangkumkan ketiga ajaran ini manusia telah diciptakan menjadi manusia baru. Manusia yang baru harus mematikan manusia lama dan membuang perbuatan yang sia-sia dan tidak berguna.
Kembali kepada Kristo centris, tindakan Allah yang berpusat pada Kristus dan kepenuhan segala sesuatu ada di dalam Kristus dijelaskan:
- Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Kristus adalah Allah yang kekal.sejak semua dan sebelum segala sesuatu ada Dia sudah ada.
- Kristus yang sulung dan lebih utama dari seluruh ciptaan dan tidak ada segala sesuatu tanpa Dia. Kristus bukanlah ciptaan, tetapi pencipta. Segala ciptaan ada di dalam Dia dan dalam Dia segala sesuatu ada.
02. Kristus sebagai kepala: gereja adalah tubuh Kristus yang tunduk dan taat kepada Kristus
Hal kedua adalah Kristus sebagai kepala jemaat. Persekutuan orang percaya adalah persekutuan dimana segalanya dipimpin oleh Kristus dan tunduk kepada kepala yaitu Kristus.
- Kristus kepala jemaat: jemaat adalah persekutuan orang kudus. Persekutuan orang kudus terdiri dari bebagai orang-orang yang memiliki berbagai kasih (rupa-rupa karunia). Dari pengertian ini juga dipakai istilah bahwa gereja adalah tubuh Kristus. Kristus adalah kepala kita adalah anggota tubuh Kristus.
Dari penjelasan-penjelasan ini Paulus mau meneguhkan agar tidak ada lagi keraguan jemaat percaya dan menerima Yesus sebagai Yuruselamat. Dia adalah Allah yang kekal yang merencenakan segala sesuatu sejak semula. Di dalam Kristuslah segala sesuatu dipenuhi. Kolose 1:23 (TB) Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.
Kotbah ini hendak meneguhkan iman jemaat iman karena masih ada rupa-rupa ajaran yang mau menggoncangkan iman jemaat. Apalagi mitologi-mitologi Yunani kuno di jamannya. Mereka percaya setiap planet ada penguasanya dan memiliki kekuatan-kekuatan. Mereka maaih percaya adapa penghuni atau penghulu-penghulu di setiap unsur-unsur alam ini.
Dengan penjelasan keutamaan Kristus, Paulus menjelaskan bahwa tak ada satupun elemen-elemen dunia ini yang tidak diciptakan oleh Kristus dan tidak ada satupun yang tidak dalam kekuasaan Kristus. Kristus memenuhi segalanya, Kristus memenuhi segala alam. Semua ciptaan tunduk di dalam kuasa Kristus. Di dalam Kristus segala sesuatu ada dan tidak ada sehala sesuatu tanpa Dia.
3. Pendamaian Kristus: mendamaikan manusia - Allah, mendamaikan bumi - sorga.
- Di dalam Kristus manusia diperdamaikan degan Allah. Peran Kristus sebagai pendamaian dengan Allah. Kenapa didamaikan, karena manusia telah jatuh ke dalam dosa.
Pendamaian Kristus di dalam salib sekali untik selamanya. Jika dalam pemahaman Yahudi imam besar hadir membawa kurban keselamatan atau kurban penghapusan dosa setiap tahunnya maka Kristus melakukannya sekali untuk selamanya.
Konsep pendamaian di dalam Surat Kolose ini lebih luas lagi, pendamaian bukan hanya rekonsiliasi manusia dengan Allah. Tetapi pendamaian atas seluruh alam, bumi dan sorga.
Kolose 1:19-20 (TB) Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,
dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
Dari pandangan sains, salah satu ancaman terhadap penduduk bumu adalah jatuhnya benda-benda angkasa untuk menghanguskan bumi. Pandangan-pandangan semacam.ini ada dalam cerita-cerita rakyat dan mitologi Yunani. Kita di manusia modern ini juga ada pansangan semacam itu, jatuhnya benda langit yang dapat menghangurkan penduduk bumi. Dengan penjelasan ini Paulus menghubungkannya dengan peristiwa salib. Salib Kristus telah mendamaikan bumi dan sorga.
Jika Allah telah mendamaikan bumk dan sorga melalui peristwa salib, maka kehidupan yang berdamai menjadi milik semua orang. Jauh dari ancam mengancam dan segala tindakan yang menindas dan mengintimidasi. Praktek kehidupan yang demikian harus tunduk di dalam kedaulatan Kristus. Tindakan Allah melalui peristiwa salib harus dipahami sebagai perbuatan Allah yang menghadirkan damai sejahtera, jauh dari oermusuhan, pertentangan dan segala tindakan hang mengancam dan mengintimidasi. Pendamaian Kroatus benar-benar menghadirkan kehidupan yang penuh damai, harmonis dan jauh dari penindasan.
Sahabat yang baik hati! Untuk merangkumkan kotbah ini saya simpulkan kembali:
a. Kristus sebagai yang sulung atas segala ciptaan, segala sesuatu ada dialam Dia dan oleh Dia segala alam ini ada dalam kedaulatan Kristus.
b. Kristus adalah kepala atas jemaat; persekutuan orang percaya harus tunduk dan taat kepada Kristus.
c. Peristiwa salib adalah pendamaian Allah atas bumi dan sorga, pendamaian Allah dan manusia. Pendamaian Kristus membuang segala permusuhan, ancaman dan tekanan yanv meni das kepada kehiduoan yang harmoni dan penuh damai.
Salam:
Pdt Nekson M Simanjuntak


