Kotbah Minggu VI Stlh TRINITATIS
Minggu, 27 Juli 2025
Ev. Kejadian 18:22-33
DOA SYAFAAT MEMOHON KESELAMATAN!
Selamat Hari Minggu ! Sahabat yang baik hati, sehari-hari kita menerima salam selamat: seperti selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan ucapan selamat lainnya dalam berbagai event dan kegiatan. Orang Batak selalu menyapa dengan kata: "Horas", Sahabat kita Muslim menyapa "Assalamualaikum" dan Orang Israel sempaikan Syalom. Jika kita cari dalam berbagai suku bangsa yang ada tentu akan ada sapaan harian mengucapkan selamat. Bagi saya itu suatu tanda bahwa setiap orang membutuhkan keselamatan, selamat dalam menjalani dan melaksanakan kehidupan sehari-hari.
Dalam Kotbah Minggu ini, kita juga berbicara untuk memohon keselamatan, dan jika kita perhatikan teks kotbah ini, doa permohonan Abraham memohon keselamatan bukan keselamatan dirinya sendiri atau keluarganya, tetapi memohon keselamatan Sodom dan Gomora. Memang ada ikatan keluarga dari Abraham dengan Sodom karena Lot ada disana. Jadi Abraham berdoa syafaat untuk orang lain. Hal ini menjadi pesan penting bagi umat Kristen, yang menerima keselamatan di dalam Yesus Kristus berdoa syafaat untuk keselamatan orang lain.
Allah menyampaikan rencanaNya kepada Abraham untuk menghukum Sodom. Alkitab mencatat dosa-dosa Sodom diantaranya: perzinahan, kesombongan dan ketidak percayaan. Mereka sangat kejam terhadap orang asing hingga menginginkan orang lain sebagai mangsa (Kej 18). Nabi Yehezkiel juga menyinggung dosa Sodom dalam Yehezkiel 16:49-50 (TB) "Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu."
Sodom dan Gomora mrnjsdi prase yang mengingatkan dahsyatnya dosa dan hukuman Allah atas dosa.
Sodom dan Gomora dimusnahkan Tuhan melalui Api dan Belerang sebagaimana disebutkan dalam Kejadian 18-19 ini. Dalam studi Archeologi bahwa Sodom dan Gomora yang dihancurkan itu berlokasi di Yordania bernama Tel-El Hamman atau ujung utara Laut Mati. Tel-El Hamman hancur diperkirakan 1.000 kali lipat dari bom atom di Hirosima. Tentu penelitiaan akan kota Sodom penting untuk mengungkapkan kebenaran Alkitab.
Dalam pemberitahuan hukuman Tuhan adakah keselamatan? Disinilah kotbah Minggu ini yang menarik, yaitu doa syafaat Abraham memohon keselamatan. Baiklah kita ambil beberapa pokok penting yang dapat kita pelajari dari kotbah ini:
1. Pemberitahuan rencana Allah
Ada satu makna spiritual di dalam nats kotbah ini, yaitu: Abraham memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan. Tuhan mengungkapkan rencananya kepada Abraham untuk menghukum Sodom dan Gomora. Tentu tidak kepada semua orang kita menyampaikan rencana kita, hanya kepada orang yang akrab dan mengerti isi hati kita. Disini Allah sendiri yang memberitahuklan rencanaNya tentang hukuman terhadap Sodom. Abraham pun menyampaikan pendapatnya dan permohonannya kepada Tuhan.
Rencana Allah telah matang, dosa Sodom dan Gomora tidak terampuni lagu dan harus dihukum. Perilaku bezat dan dosa yang tidak dapat ditolerir harus dihentikan dengan memusnahkan mereka dan tidak seorang pun yang tertinggal. Naluri kemanusiaan Abraham terusik, apakah rencana Allah ini tidak keliru? Apakah Tuhan memusnahkan orang benar bersama orang fasik disana? Apakah Tuhan tidak keliru dengan keputusan itu? Itulah kesan Abraham setelah Allah memberitahukan rencanaNya, maka Abraham pun mulai bernegosiasi menyampaikan permohonan.
Hal menarik disini adalah selain akrab bergaul dengan Tuhan, kita juga memaknai bahwa rencana Allah selalu disampaikan kepada umatNya. Sekalipun rencana Allah terkadang sulit di mengerti, karena sejauh timur dari Barat demikian rencana manusia dibanding dengan rencana Allah. Tetapi rencana Allah itu diberitahukan melalui para hamba-hambaNya. Allah tidak menghukum tanpa alasan, Allah menyampaikannya melalui peringatan namun sering sekali peringatan itu diabaikan sehingga tiba pada penghukuman.
Allah memilih Abraham menyampaikan rencananya tentang Sodom, menurut saya perlu kita kembangkan bahwa kita orang percaya adalah juga yang dipercaya Tuhan menyampaikan rencana Allah dalam hidup kita di masa kini. Alkitab telah menyampaikan Firman didalamnya maksud dan rencana Allah, Allah merencanakan keselamatan bagi setiap orang agar tidak binasa, rencana Allah ini harus terus kita sampaikan sampai ke ujung bumi. Kita adalah duta-duta Allah seperti Abraham duta menyampaikan maksud Allah tentang Sodom, maka demikian juga kita di masa kini menerima tugas itu. Di dalam gereja tugas inilah yang disebut dengan tigas pastoral, atau tugas menyampaikan suara nabiah berupa kritik atau peringatan terhadap situasi yang terjadi. Jika peringatan ini diindahkan semuanya akan mendapatkan keselamatan dan jauh dari murka dan hukuman.
2. Permohonan Abraham: Dari 50, 40, 20 dan 10, "tak seorang pun selamat karena perbuatannya."
Naluri kemanusiaan Abraham bangkit setelah mengetahui rencana Tuhan menghukum Sodom dan Gomora. Hukuman ini nampaknya telah final dan akan dijatuhkan. Disini ada kepedulian Abraham, dia memohon belas kasihan kepada Tuhan terhadap orang-orang yang didalam pikiran Abraham baik hati. Mungkin saja dalam pandangan Abraham adalah kerabatNya Lot berserta keluarganya. Mereka adalah sama seperti Abraham, mereka berpisah hanya untuk menghindari konflik karena semakin diberikan Tuhan kemakmuran. Itulah sebabnya permohonan Abraham diawali dengan seandainya ada 50 Orang yang benar apakah mereka dimusnahkan juga?
Abraham tidak terlalu jauh berpikir akan ada banyk orang benar di Sodom, dia hanya menjangkau siapa yang dia anggap baik dan di kenal yaitu Lot beserta keluarganya beserta para hamba-hambanya. Maka, Tuhan pun menjadwab seandainya ada orang benar 50 orang disana Tuhan tidak akan menghukumnya. Maka Spontan Abraham selanjutnya menawar lagi dengan 40 Orang, Jawaban yang sama dari Tuhan. Tuhan tidak akan menghukum Sodom jika ada 40 orang benar disana. Abraham dengan berat hari memohon kepada Tuhan dan memohon dengan penuh belas kasihan, bagaimana dengan 20? Tawaran dua pulu ini memungkinkan Lot Isterinya dan anak-anaknya beserta hamba-hamba terdekat. Tetapi lihatlah jawaban yang sama, Abraham pun memohon sekali lagi apakah Tuhan menjatuhkan hukuman jika ada 10 orang benar disana? Firman Tuhan: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu."
Abraham pun diam dan kembali ke tempat tinggalnya. Mungkin Abraham berpikir positip terhadap penduduk Sodom masih ada yang dapat diharapkan selamat dari sana, namu Abraham tidak melanjutkannya lagi dan kembali ke tempat tinggalnya.
Selanjutnya dalam pasal 19, Allah sendiri bertindak dan berinisiat menyelamatkan Lot dan isterinya beserta anak perempuannya serta kerabatnya. Malaikat itu menyampaikan pesan agar Lot membangunkan calon menantunya agar ikut diselamatkan namun calon menantun menganggapknya seobagai bahan olokan. Sehinga Hanya empat orang yang mau berangkat meninggalkan kota itu. Isteri Lot gagal karena ia melangar pesan malaikat agar tidak melihat ke belakang sebagaimana diperintahkan. Akhirnya ia menjadi tiang garam Kej 19:26) . Jadi hanya Lot dan dua putrinya yang luput dari hukuman Sodom dan Gomora.
Drama penyelamatan Lot dan kedua putrinya menjadi menarik, Allah sendirilah yang berinisiatip dan bertindak menyelamatkannya. Ini suatu pelajaran bahwa keselamatan itu adalah inisiatp Allah dan manusia harus menerima rencana Allah di dalam hidupoNya dan mengikuti perintahNya.
3. Keselamatan adalah Anugerah Tuhan
Berhentinya Abraham menawar jumlah orang yang selamat menurut saya perlu diperdalam dengan pemahaman bahwa tidak seorang pun yang dapat benar dihadapan Tuhan, semuanya telah berdosa dan akan diberikan hukuman. Peristiwa Sodom menjadi contoh bahwa tidak seorang pun yang dapat luput dari hukuman karena semuanya telah berdosa dan tidak seorang pun yang benar. Hanya Allah sendirilah yang dapat menyelamatkan, manusia dari dirinya sendiri tidak dapat diselamatkan. Inilah ajaran keselamatan di dalam pandangan kekristenan, keselamatan itu adalah anugerah yang kita terima di dalam Yesus Kristus.
Dengan demikian ajaran tentang keselamatan harus dipahami bahwa kita selamat bukan karena perbuatan, atau karena kebaikan atau karena budi baik kita, Kita diselamatkan oleh karena Kasih Allah yang begitu besar. Setelah manusia jatuh dalam dosa memang dosa telah berkuasa atas manusia dan manusia tidak dapat melepaskan diri dari kuasa dosas. Itulah sebabnya Allah sendiri berinisiatip dan bertindak menyelamatkan manusai yang jatuh dalam dosa melalui pengorbanan Yesus Kristus. J
Roma 5:17 (TB) Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.
Kedua, keselamatan disini adapat juga kita pahami sebagai pemeliharan Tuhan dalam hidup orang percaya. Allah memberikan jaminan keselamatan kepada setiap orang yang percaya. Yesus berkata: Lukas 21:18 (TB) Tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang.
Ketiga. Apa yang dilakukan oleh Abraham berdoa syafaat untuk Sodom memberikan hal yang signifikan tentang tugas orang percaya yaitu berdoa syafaat bagi keselamatan orang lain. Keselamatan bangsa, raja-raja dan alam semesta. Orang percaya bukan berdoa hanya untuk kebutuhannya sendiri, tetapi berdoa syafaat untuk keselamatan.
Paulus juga mengingatkan jemaat mula-mula melalui Timotius untuk berdoa syafaat. 1 Timotius 2:1-2 (TB) Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang,
untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan.
Apa yang kita doakan kita percaya Tuhan akan mengabulkannya, disebutkan di dalam Matius 21:22 (TB) Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya." (Band Mat 7:7).
Sahabat yang baik hati, pelajaran dari peristiwa Sodom mengingatkan murka Allah teradap dosa. Takseorang pun luput dari hukuman Allah. Allah sendiri bertindak untuk menyelamatkan dan tsnggung jawab orang yang memperoleh keselamatan adalah wajib berdoa syafaat bagi orang-orang yang mengasihi kita. Amin
Salam dari HKBP Pekalongan
Pdt Nekson M Simanjuntak



